Vaksinasi COVID-19 dosis kedua
Jogja

Satgas: Peningkatan Kasus Covid-19 70 Kali Lipat di Kota Yogya

  • YOGYA, Jogjaaja.com - Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta melaporkan bahwa peningkatan kasus Covid-19 di wilayah setempat bahkan mencapai 70 kali lipat s
Jogja
Ties

Ties

Author

YOGYA, Jogjaaja.com - Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta melaporkan bahwa peningkatan kasus Covid-19 di wilayah setempat bahkan mencapai 70 kali lipat sejak beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dimungkinkan akibat masuknya varian Omicron di wilayah itu.

"Soal peningkatan kasus memang tajam, dari sekitar di bawah 10 atau 15 sekarang jadi total lebih dr 280 dan 300, jadi dalam dua pekan ini naiknya memang agak tinggi sampai 70 kali dari kasus sebelum kedatangan Omicron," jelas Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Jumat (11/3).

Menurut Heroe, meski secara umum pasien yang terkonfirmasi Covid-19 Omicron tidak mengalami gejala yang terlalu signifikan namun kewaspadaan masyarakat mesti dimaksimalkan. Sebab, penyebarannya jauh lebih cepat dibandingkan dengan varian lain.

Apalagi, tren penularan kasus Covid-19 juga telah mulai bergeser dari yang semula pelaku perjalanan kini mulai merembet ke kalangan keluarga. Oleh karena itu, penegakan protokol kesehatan dan juga pengawasan mesti kian diperketat.

"Yang jelas sudah ada pergeseran kasus ya, dari semula pelaku perjalanan kemudian banyak ke keluarga, karena kalau kena di keluarga satu kena pasti tertular semua. Makanya posko PPKM mikro ini penting untuk kembali diaktifkan," jelas dia.

Di sisi lain, Heroe menyatakan bahwa upaya pelacakan juga diperluas guna mengantisipasi penyebaran kasus lebih meluas. Upaya pelacakan dimaksimalkan dengan melihat kontak erat pasien yang terkonfirmasi Covid-19.

"Tracing kita sebenarnya tinggi, kita selalu tambah pelacakan baik kepada ASN dan petugas pelayanan publik serta lainnya. Misal untuk satu kasus kita tracing bisa lebih dari 30 orang tergantung kontak eratnya karena kita tidak lagi dibatasi dengan jumlah tapi bergantung dari kontak erat," pungkasnya. (Anz)