
SDN Terban Bambanglipuro Tampilkan 3 Tarian di Panggung Rakyat Jogja Gumregah
- Panggung Rakyat Jogja Gumregah di arena Pasar Rakyat Jogja Gumregah yang digelar di lahan bekas Kampus STIEKer, Jalan Parangtritis, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul memberikan kesempatan pada berbagai elemen masyarakat untuk berkreasi.
Budaya
YOGYAKARTA, Jogjaaja.com – Panggung Rakyat Jogja Gumregah di arena Pasar Rakyat Jogja Gumregah yang digelar di lahan bekas Kampus STIEKer, Jalan Parangtritis, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul memberikan kesempatan pada berbagai elemen masyarakat untuk berkreasi. Tak heran jika pengisi acara Panggung Rakyat Jogja Gumregah ini beragam, mulai dari sanggar seni, kelompok masyarakat, hingga pelajar.
Salah satu pengisi acara Panggung Rakyat Jogja Gumregah dari kalangan pelajar adalah Sekolah Dasar Negeri (SDN) Terban Bambanglipuro. Pada Rabu (5/10/2022) malam, mereka menampilkan tiga tarian, yaitu tarian Manuk Dadali, tarian Maumere, dan Gedruk.
Kepala Sekolah SDN Terban Bambanglipuro, M.Y. Titik Marsiswati mengatakan anak-anak didiknya sangat antusias menjadi pengisi Panggung Rakyat Jogja Gumregah ini. Menurutnya, keikutsertaan mereka adalah untuk mengenalkan dan melestarikan budaya daerah kepada masyarakat.
“Seperti kita ketahui, tarian Manuk Dadali ini berasal dari Jawa Barat dan tarian Maumere berasal dari Nusa Tenggara Timur. Nah, kami ingin mengenalkan tarian-tarian tersebut kepada masyarakat. Sementara Gedruk adalah budaya lokal yang merupakan bagian dari jathilan yang disukai anak-anak. Kami ingin masyarakat, khususnya anak-anak bisa melestarikannya,” kata Titik.

Selain itu, lanjut Titik, ada tujuan lain dari keikutsertaan SDN Terban Bambanglipuro mengisi acara Panggung Rakyat Jogja Gumregah. Ia berharap SDN Terban Bambanglipuro semakin dikenal dan menjadi salah satu sekolah dasar yang ikut berkontribusi memajukan budaya daerah.
“Sekolah kami ini berada di lereng pegunungan di Bambanglipuro. Jumlah siswanya juga hanya 67 orang. Meskipun demikian, kami ingin membuktikan bahwa kami bisa ikut berkontribusi dalam memajukan pendidikan dan kebudayaan daerah,” lanjutnya.
Antusiasme para siswa untuk tampil di Panggung Rakyat Jogja Gumregah juga mendapat dukungan dari Ketua Komite Sri Raharjo Yulianta dan anggota komite, serta orang tua siswa. Bahkan mereka rela untuk ikut membantu latihan dan menyewa kostum sendiri.
“Saya harap para orang tua siswa SDN Terban Bambanglipuro semakin mendukung kreativitas putra-putrinya. Dengan begitu, anak-anak ini bisa semakin kreatif dan bersama-sama mengangkat nama SDN Terban melalui prestasi mereka,” pungkas Titik. (*)
