News

Serangan Misil di Selatan Rusia, Moskow Langsung Tuding Ukraina

  • Dari insiden tersebut, setidaknya puluhan bangunan dan tempat tingga dilaporkan rusak dan menewaskan tiga warga sipil
News
Ties

Ties

Author

BELGORD - Sebuah kota di bagian selatan Rusia, Belgord baru saja rusak terkena serangan misil pada pukul 3 pagi waktu setempat.

"Suaranya sangat kuat sehingga saya melompat, saya bangun, menjadi sangat takut dan mulai berteriak. Semua jendela di rumah kami pecah," kata seorang penduduk kota seperti dikutip TrenAsia.com dari Reuters Senin, 4 Juli 2022.  

Dari insiden tersebut, setidaknya puluhan bangunan dan tempat tingga dilaporkan rusak dan menewaskan tiga warga sipil.

Gubernur wilayah selatan,  Vyacheslav Gladkov merinci lewat pesan telegram kerusakan meliputi 11 gedung apartemen, dan 39 rumah pribadi serta lima di antaranya hancur total.

Gladkov mengatakan setidaknya empat orang terluka dan dua dirawat di rumah sakit dalam insiden ini. Salah satunya adalah anak laki-laki berusia 10 tahun.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov mengatakan bahwa serangan yang meluluhlantakkan Belgord merupakan tindakan yang disengaja dan mengincar warga sipil.

"Saya tekankan bahwa serangan rudal ini sengaja direncanakan dan diluncurkan ke penduduk sipil di kota-kota Rusia," ujar Igor.

Ukraina belum mengaku bertanggung jawab. Tetapi mereka menyebut serangan ini sebagai "karma" untuk invasi Rusia.

 

Sekadar informasi, Belgord adalah kota berpenduduk hampir 400.000 orang, sekitar 40 km di utara perbatasan dengan Ukraina.