
Serangan Umum 1 Maret Ingatkan Sosok Letnan Komarudin, Pejuang ‘Nyentrik’ dan Kebal Peluru
- PERINGATAN Serangan Umum 1 Maret (SO 1 Maret) menjadi peristiwa heroik perjuangan bangsa dan selalu membangkitkan memori perjuangan merebut kemerdekaan me
Jogja
PERINGATAN Serangan Umum 1 Maret (SO 1 Maret) menjadi peristiwa heroik perjuangan bangsa dan selalu membangkitkan memori perjuangan merebut kemerdekaan melawan penjajah khususnya di Yogyakarta.
Setiap daerah yang dikuasai penjajah selalu memunculkan tokoh pejuang kemerdekaan melawan pendudukan tentara asing.
Letnan Komarudin, nama ini begitu populer pada masa perjuangan melawan penjajah di Yogyakarta. Unik dan nyentrik sekaligus dikenal sakti, pas untuk menggambarkan karakter yang divisualkan selalu memakai pet hitam dalam film perjuangan ‘Janur Kuning’ di era 80an.
Komarudin dikisahkan sebagai seorang pemberani di medan peperangan. Dipercaya memiliki kesaktian kebal peluru, Komaruddin tanpa takut memburu para tentara Belanda ditengah hujan peluru.
Letnan Komarudin diketahui sebagai komandan peleton di SWK 101, Brigade X pimpinan Mayor Sardjono, anak buah Letnan Kolonel Soeharto.
- Melihat Potensi Pengembangan Metaverse di Indonesia
- Serangan Umum 1 Maret dan Alasan Perlu Diperingati Setiap Tahun
- Begini, Dampak Konflik Rusia dan Ukraina bagi Ekonomi RI
Kenyelenehan’ Komarudin yang selalu diingat teman-teman seperjuangan adalah serangan salah tanggal yang dilakukannya saat Serangan Umum 1 Maret 1949. Akibatnya ia menyerbu pos Belanda bersama anak buahnya sendirian.
Daud Sinjal dalam bukunya ‘Serangan Umum 1 Maret 1949, Laporan Kepada Bangsa’ menyebutkan Komaruddin selepas PETA bergabung dengan Laskar Hizbullah. Kesaktian Komarudin konon karena ia masih memiliki hubungan darah (sebagai cicit) dengan Kiai Abdur Rahman yang dikenal sebagai Mbah Tanjung. Kiai ngetop yang hidup di Ploso Kuning, Minomartani, Sleman, pada zaman Sultan Hamengku Buwono I.
- Malam Nominasi FFI Digelar di Borobudur
- Terlanjur Pinjam Uang di Pinjol Ilegal? Lakukan Langkah Ini
- Kolaborasi Bhinneka dan UNIKOM Bandung Luncurkan Campus Marketplace Unikommart.Bhinneka.com
Komarudin juga dipercaya keturunan langsung Bantengwareng, salah seorang panglima perang pasukan Pangeran Diponegoro. Karena keturunan orang-orang sakti itulah, banyak dipercaya anggota pasukannya, ia kebal terhadap senjata apa pun. (*)
