Jogja

Setelah Kasus Pungli Parkir, Makan Mie Gacoan Tidak Bisa Dine In Lagi

  • SETELAH sempat menggegerkan masyarakat dengan pungli yang terjadi di Outlet Gacoan Gejayan, kini Mie Gacoan kembali menjadi perbincangan setelah memberlakukan s
Jogja
Ties

Ties

Author

SETELAH sempat menggegerkan masyarakat dengan pungli yang terjadi di Outlet Gacoan Gejayan, kini Mie Gacoan kembali menjadi perbincangan setelah memberlakukan sistem penjualan melalui online atau take away only di eberapa outletnya yang ada di Yogyakarta dan Bekasi.

Hal tentu membuat masyarakat kecewa, khususnya mereka yang tertarik dengan varian mie pedas yang perjual belikan.

Kemarahan pelanggan semakin memuncak setelah tidak adanya info yang diberikan oleh pihak managemen restaurant baik secara langsung atau melalui sosial media.

Pihak Gacoan baru memberikan informasi bahwa outlet yang ada di Bekasi hanya menerima pesanan via online pada malam setelah pemberlakuan sistem tersebut.

Sementara itu, pemberlakuan sistem take away  di Yogyakarta belum mendapat pernyataan resmi dari pihak terkait. Hanya ada papan bertuliskan “hanya menerima take away” yang mereka tempel pada outlet Kotabaru dan Jalan Magelang.

Sedangkan, untuk outlet lainnya yang berada di Yogyakarta  belum  terdapat informasi resmi meski sistem pembelian take away sudah dijalankan.

Pemberlakuan dine in di Outlet di jalan Magelang juga dibatasi, hanya diizinkan hingga pukul 20.30 saja. Akan tetapi, meskipun bisa Dine in pelanggan tetap menggunakan sterofom sebagai tempat makan mereka.

Menurut Yenni, satu pelanggan yang memesan Mie Gacoan di jalan Magelang,  berpendapat bahwa penggunaan sterofom ini dapat membuat penumpukan sampah plastik.

Hal ini tentu kurang baik mengingat di Yogyakarta sendiri sedang menghadapi penumpukan sampah berlebih.

“Kalo gini bukannya malah nambah sampah plastik ya mereka. Keputusannya kurang tepat sih kalo menurutku” tuturnya (13/5/2022)

Sementara itu, penggemar Mie Gacoan juga berbondong-bondong menyampaikan kekecewaannya melalui akun Instagram dan juga Twitter.

Kebanyakan dari mereka menganggap bahwa managemen gacoan masih berantakan dan perlu banyak perbaikan.

Pelanggan juga mengelukan ketersediaan makanan yang dijual melalui grab atau gojek.

“Infonya telatttt kasian yg udh jauh jauh dtng ternyata gabisa order, di grab gojek jg menunya ga tersedia” tutur @bbyloppy.

“Hanya bisa pesan online tapi mienya habis mulu tiap mau order” kata @rizkialaila.

“Saran aja kalau blm siap sepenuhnya jgn terburu-buru untuk buka” ujar @bunga.muson

Melalui akun resminya @mie_gacoan, mereka kemudian menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pelanggan. Mereka menyebut diberlakukan sistem ini sebagai bentuk upaya menekan lonjakan pesanan yang membeludak.

“Hai kak mohon maaf ketidaknyamanannya. Kami untuk sementara memberlakukan buka tutup orderan dikarenakan untuk meminimalisir jumlah order yang terlampau banyak. Mohon di cek kembali dalam 10 - 15 menit kemudian” tuturnya. (MG-01)