
Tangani Lonjakan Covid-19, Pemda DIY Aktifkan Kembali Semua Shelter
- YOGYA, Jogjaaja.com - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyampaikan laporan terkait perkembangan terkini kasus Omicron di DIY saat melakukan video co
Jogja
YOGYA, Jogjaaja.com - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyampaikan laporan terkait perkembangan terkini kasus Omicron di DIY saat melakukan video conference terkait evaluasi PPKM Jawa dan Bali belum lama ini.,
Dalam laporannya, Sri Sultan menyampaikan bahwa saat ini DIY telah melakukan segala upaya sesuai arahan dari Pusat untuk mengatasi peningkatan kasus harian. Di mana Pemda DIY mengambil kebijakan dengan membangkitkan kembali shelter-shelter yang berada di Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Kelurahan.
Pertama, disampaikan bahwa 529 pasien aktif yang ada di shelter saat ini semuanya difasilitasi oleh Pemda DIY sehingga di daerah-daerah seperti Bantul, Kulon Progo, dan Kelurahan-Kelurahan semua relatif masih kosong meskipun sudah dipersiapkan.
- Begini Bahaya Tes Antigen Mandiri di Rumah!
- Dies Natalis FH UGM ke-76, Mahfud MD Melepas Ikan di Danau Wisdom Park
- Tangani Lonjakan Covid-19, Pemda DIY Aktifkan Kembali Semua Shelter
- DPR Kerap Usir Tamu, Dekan Fisipol UGM: Mekanisme Rapat Perlu Diubah
Kedua, selain mengaktifkan kembali seluruh shelter yang ada, Pemerintah DIY juga telah berkoordinasi lebih jauh dengan pihak terkait agar ekonomi tetap terjaga. Misalnya seperti dengan pihak pariwisata, pemerintah menekankan agar penerapan protokol kesehatan dan masker terus dilaksanakan.
“Saya kira hal-hal seperti ini memang perlu kita gaungkan bagaimana protokol kesehatan dan pakai masker ini menjadi sesuatu yang sangat penting bagi semuanya,” tutur Sri Sultan.
Sri Sultan menuturkan, dengan kenaikan Omicron ada momentum di mana pada akhir minggu-minggu ini, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta menurun, khususnya wisatawan dari Jakarta dan Bandung. Tetapi jumlah wisatawan dari Jawa Timur bertambah.
Sri Sultan berharap, semoga dalam waktu beberapa hari ini kasus aktif bisa menurun. Segala upaya telah diusahakan oleh Pemda DIY.
Masih dalam kesempatan yang sama, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan agar Gubernur, Wali Kota, dan Bupati bersama TNI dan Polri menyesuaikan kebijakan pengetatan aktivitas masyarakat.
- Bahas Kehidupan saat Krisis Keuangan Tahun 1998 , Ini Sinopsis dan Link Nonton Drakor Twenty Five Twenty One
- Deretan Nama Jalan di Yogyakarta yang Lebih Populer Singkatannya daripada Kepanjangannya
- Pencairan Dana JHT, Diprotes Menaker Buka Dialog dengan Serikat Pekerja dan Buruh
Penegakan protokol kesehatan lebih diutamakan dibandingkan pembubaran suatu kegiatan agar rem terhadap ekonomi tidak perlu diinjak terlalu dalam. (*)
