Sleman

Tekan Angka Stunting, Bank BPD - Dinkes DIY Luncurkan Mobscreen Penjarkes

  • YOGYA, Jogjaaja.com - Melalui dukungan CSR kepada Dinas Kesehatan DIY, Bank BPD DIY dapat berbagi kemudahan kepada lingkup masyarakat yang lebih luas. Kemudahan
Sleman
Ties

Ties

Author

YOGYA, Jogjaaja.com - Melalui dukungan CSR kepada Dinas Kesehatan DIY, Bank BPD DIY dapat berbagi kemudahan kepada lingkup masyarakat yang lebih luas. Kemudahan ini diwujudkan dalam bentuk kerjasama antara Bank BPD DIY dan Dinas Kesehatan DIY dengan menerbitkan aplikasi Mobscreen Penjarkes.

Aplikasi Mobscreen Penjarkes adalah aplikasi Dinas Kesehatan DIY yang digunakan untuk memantau dan meningkatkan kesehatan khususnya untuk peserta didik anak sekolah. Pelayanan kesehatan pada usia pendidikan dasar merupakan indikator standar pelayanan minimal bidang kesehatan yang menjadi urusan wajib Pemerintah Daerah. 

Melalui aplikasi Mobscreen Penjarkes tentu saja akan mempermudah Pemerintah Daerah melakukan penilaian, rekapitulasi, dan pelaporan kondisi kesehatan masyarakat terutama peserta didik anak sekolah.

Di dalam Aplikasi Mobscreen Penjarkes diresmikan  Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X dan  Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad terdapat juga fitur notifikasi minum tablet darah yang merupakan fitur pengingat khususnya bagi remaja putri SMP dan SMA untuk secara rutin mengkonsumsi tablet tambah darah setiap satu minggu sekali.

"Hal ini sangat penting dalam hal pencegahan sekaligus menurunkan angka kasus anak stunting di Daerah Istimewa Yogyakarta," ungkap Santoso Rohmad.


Dia menambahkan kasus anak stunting di Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan kasus yang banyak mendapat perhatian dari berbagai pihak. Sehingga melalui CSR Aplikasi Mobscreen Penjarkes diharapkan akan menjadi salah satu langkah penting Bank BPD DIY sebagai bukti perwujudan kepedulian Sosial kepada masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Sebagaimana diketahui layanan Bank BPD DIY pun juga difasilitasi dengan aplilkasi Internet Banking bagi pengguna perorangan maupun instansi. Harapannya, sebagai bentuk kemudahan kepada nasabah untuk bertransaksi keuangan. Saat ini nasabah dapat merasakan kemudahan bertransaksi menggunakan CMS (Cash Management System) bagi nasabah instansi dan Mobile Banking bagi nasabah perorangan. (*)