
Umat Kristiani Diajak Berempati ke Sesama di Masa Paskah
- YOGYA, Jogjaaja.com - Perayaan pekan suci Paskah di sejumlah gereja telah mulai dilaksanakan sejak Minggu (10/4/2022) lalu.Perayaan diawali dengan misa Minggu P
Jogja
YOGYA, Jogjaaja.com - Perayaan pekan suci Paskah di sejumlah gereja telah mulai dilaksanakan sejak Minggu (10/4/2022) lalu.
Perayaan diawali dengan misa Minggu Palma dan berturut-turut akan digelar pula misa Kamis Putih, Jumat Agung hingga Paskah pada Minggu mendatang.
Di Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru Yogyakarta, perayaan wafatnya Yesus digelar dengan misa jalan salib pada Jumat (15/4/2022) pagi. Pada sore harinya kemudian dilaksanakan misa Jumat Agung yang digelar secara sederhana dan khusuk.
Ketua Panitia Paskah 2022 Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru, Emmelia Ratnawati mengatakan, persiapan Paskah di gereja itu telah dilakukan jauh hari. Pihaknya tetap menekankan penegakan protokol kesehatan dalam perayaan Paskah tahun ini dengan melakukan pembatasan pada ibadah misa.
Setiap perayaan misa juga dilakukan sebanyak tiga kali guna memberikan ruang yang memadai untuk jaga jarak. "Jumlah umat terbatas, awalnya 611 namun karena antusias umat maka kami tambah menjadi 750 kursi," katanya.
Pada Paskah tahun ini, pihaknya mengangkat tema Berempati, Terlibat, dan Maju Bersama dalam Iman akan Kristus yang Bangkit. Tema ini secara umum dilatarbelakangi oleh pandemi Covid-19 yang masih dirasakan.
Dalam Surat Gembala Prapaskah Uskup Keuskupan Agung Semarang (KAS) dengan tajuk Tinggal dalam Kristus, Berbelarasa, dan
Berpengharapan juga dinyatakan bahwa umat harus mewujudnyatakan gerakan Aksi Puasa Pembangunan (APP) dengan bermatiraga, berpantang, berpuasa, dan beramal kasih.
- Lima Tersangka Kasus Robot Trading DNA Pro Ditangkap
- Berbagi Uang Lebaran untuk Saudara Bikin Boros? Begini Cara Mengaturnya
- Sudah Tayang, Simak Sinopsis Again My Life dan Link Nonton Legal Gratis di Sini!
"Momentum Paskah ini juga waktu untuk bersama-sama berhimpun dan saling menguatkan, dengan menyangkal diri, menyisihkan daya, karya, tenaga, hati untuk melayani sesama dan ambil bagian dalam mewujudkan pemulihan kehidupan (sosial, ekonomi, rohani) pasca pandemi," ujarnya. (Anz)
