jogjaaja.com

Hadir Di Sleman City Hall Teleperformance Indonesia Tawarkan Solusi Bisnis Terintegrasi Digital Nasional

Ties - Kamis, 09 Juni 2022 15:43 WIB
Gubernur DIY Sri Sultan HB bersama Michael Wullur dan manajemen lainya melihat ruang kerja Teleperformance yang ada di Sleman City Hall

SLEMAN, Jogjaaja.com - Teleperformance Indonesia, bagian dari Teleperformance Global resmi membuka kantor cabang baru di Sleman City Hall, Yogyakarta.

Teleperformance menghadirkan solusi bisnis terintegrasi secara digital (Digital Integrated Business Services) bagi para pelaku bisnis.

Direktur Utama Teleperformance Indonesia, Michael Wullur meyakini bahwa layanan yang prima adalah tulang punggung pertumbuhan dunia digital yang akan memberikan efek domino untuk perkembangan ekonomi nasional.

Menurut Michael Wullur selain pertumbuhan tersebut, bermitra dengan Digital Integrated Business Services merupakan langkah yang tepat. Karena dapat memberikan informasi secara terukur terutama dalam penyusunan strategi bisnis yang tepat sasaran bagi masa yang akan datang.

“Sejak beroperasi selama 19 tahun di Indonesia, Teleperformance Indonesia telah menghadirkan 4 cabang (site) di tiga provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta dengan lebih dari 4.200 karyawan yang melayani 21 klien bisnis besar”, kata Michael Wullur.

Michael Wullur menjelaskan Teleperformance merupakan mitra dalam membantu menjalankan seluruh proses bisnis dari pelaku usaha mulai dari Customer Experience Services, Back Office Services, sampai dengan Knowledge Services.

Di setiap kategori layanan, Teleperformance menggunakan pendekatan High-Tech dan High-
Touch. Dengan mengandalkan teknologi yang tinggi (High-Tech), Teleperformance mampu memberikan layanan terbaik secara cepat dan aman.

Diantaranya berupa, penggunaan arsitektur teknologi informasi yang andal, solusi omnichannel, analisis dan kecerdasan buatan, otomatisasi cerdas, dan keamanan siber.

“Sebagai bagian dari Teleperformance global yang sudah melayani pasar digital di 88 negara, melayani 177 market, kami mampu memberikan solusi yang lebih sederhana, lebih cepat, lebih baik, lebih aman, dan bahkan lebih tangguh dengan memanfaatkan teknologi, analitik
dan keunggulan proses, termasuk cakupan geografis lokal dan solusi yang inovatif,” kata Michael.

Sedangkan metode High-Touch, kata Michael digunakan Teleperformance untuk merekrut sumber daya manusia (SDM) professional dengan cara: rekrutmen digital, penilaian psikografis, dan model rekrutmen prediktif. Kemudian pembinaan sumber daya manusia melalui pelatihan di semua tingkatan; manajemen dengan tujuan; dan memiliki lingkungan kerja multikultural yang berdasarkan pada nilai-nilai kearifan lokal.

Michael menambahkan pengembangan sumber daya manusia yang dilakukan oleh Teleperformance, konsisten pada peningkatan soft skill maupun hard skill talenta Indonesia hingga setara dengan tingkat global.

Untuk itu, perusahaan secara khusus mendesain program pengembangan sumber daya manusia yang dilengkapi dengan layanan konseling psikologi, fasilitas refreshment dan fasilitas pendukung optimalisasi suasana kerja lainnya.

“Kehadiran cabang baru Teleperformance Indonesia di Sleman City Hall - Yogyakarta menjadi bukti komitmen Kami untuk menyerap 4.000 lebih tenaga kerja profesional di Yogyakarta. Site ini sangat potensial untuk menjadi basis utama layanan Multilingual Hub market global. Di
Yogyakarta Kami sudah memiliki 2 cabang (site) yakni di Jogja City Mall dan Sleman City Mall,” Michael menambahkan.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X berharap kehadiran Teleperformence mampu mensejahterakan masyarakat DIY dan berkontribusi tercapainya DIY Cyber Province. Hal ini menjadi bagian dari era society 5.0 dengan penggunaan teknologi semakin memudahkan kehidupan.

"Dengan teknologi memungkinkan masyarakat untuk bertemu atau berbelanja bahkan membayar dari rumah. Semua semakin dimudahkan dengan adanya teknologi. Namun, teknologi hendaknya tetap memanusiakan manusia di dalamnya, " kata Sultan di sela pembukaan kantor Teleperformance site Yogyakarta.

Sultan menambahkan konsep digital bukan dimaksudkan untuk mengggeser
values manusia . Karena itu perusahaan juga harus manusia tidak sekadar human resorces melainkan human capital. (*)

RELATED NEWS