jogjaaja.com

Makam di Wirobrajan Disulap Jadi Ruang Terbuja Hijau untuk Publik

Ties - Jumat, 23 September 2022 11:43 WIB
Foto: Warga beraktivitas di salah satu RTHP yang ada di Yogyakarta. DLH Yogyakarta bakal menyulap komplek makam yang ada di Wirobrajan menjadi RTHP.

YOGYA, Jogjaaja.com - Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta berencana untuk mengubah komplek makam yang berada di kawasan Kelurahan Wirobrajan, Kemantren Wirobrajan menjadi ruang terbuka hijau publik.

Ditargetkan akhir tahun ini pengerjaan selesai dan bisa digunakan oleh masyarakat.

Kepala DLH Kota Yogyakarta, Sugeng Darmanto menjelaskan, beberapa waktu lalu petugas telah melaksanakan pengukuran di area makam untuk memastikan kepuasan area sesuai dengan optimal.

Apalagi tanah tersebut berstatus Sultan Ground yang izinnya tekan diberikan agar digunakan sebagai ruang publik.

"Kita ukur apakah sama atau tidak, ternyata lebih luas sedikit. Sekitar 1.200 m²," jelas dia, Kamis (22/9/2022).

Sugeng menyatakan, saat ini tahapan selanjutnya yang dilaksanakan adalah membuat detail enginering desain (DED). Lantaran anggaran pembangunan masuk ke APBD Perubahan 2022 yang masih dievalusi okeh Gubernur, ditargetkan pembangunan bisa direalisasikan pada Desember nanti.

"Sementara buat DED dulu yang sifatnya bertahap dan kalau 2022 perubahan kita bangun mungkin ada pembiayaan dari DLH, kemantren atau dari pihak lain. Kenapa bertahap karena biar paketnya lebih mudah dikerjakan kalau anggaran terbatas," jelas dia.

Adapun minimal anggaran yang dialokasikan untuk membangun RTHP itu yakni sebesar Rp1 miliar dengan spesifikasi berupa taman, ruang aula, lampu dan jalan di area taman. Sehingga pembangunan akan dilakukan bertahap.

"Kita rancang agar pembangunan bisa dilakukan bertahap, misal kalau 2023 cukupnya untuk apa yang bisa dilakukan, tidak langsung jadi. Kalau langsung jadi ya cukup besar biayanya dan DED baru dirancang sekarang," tambahnya.

Nantinya ada sebanyak 20 persen yang digunakan sebagai RTHP dan sisanya merupakan tutupan berupa tanaman hijau. Fasilitas ini nantinya akan jadi yang pertama di Wirobrajan karena sebelumnya tidak ada RTHP di wilayah ini.

"Yang jelas kita dahulukan adalah lanscape ya, setelah dibahas arahnya jadi taman akan kelihatan, kalau belum ada ya belum tampak. Setelah pengukuran akan kita rancang yang lain dan komunikasi dengan warga," imbuhnya. (Anz)

RELATED NEWS