jogjaaja.com

Menyantap Kuliner Khas Sambil Menjelajahi Wisata Alam di Curug Gedhe

Ties - Rabu, 07 Desember 2022 09:41 WIB
Wisatawan menikmati wisata alam yang berada di kawasan Ngoro-Oro Patuk Gunungkidul belum lama ini.

PATUK, jogjaaja.com - Bicara soal pariwisata seakan tak pernah habis di wilayah Yogyakarta. Banyak spot baru dan potensial yang jarang dikunjungi warga namun tak kalah menarik untuk dijadikan tempat berpelesir.

Salah satunya yakni wisata kuliner dan alam dengan tajuk Jelajah Berkah Curug Gedhe yang berlokasi di Gembyong, Ngoro-oro, Kapanewon Patuk, Gunungkidul.

Tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia dengan sebuah skema Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) 2022 baru-baru ini berkolaborasi dengan masyarakat setempat dalam mengembangkan kawasan wisata itu yang sempat mati suri akibat terdampak Covid-19.

Koordinator Tim, Silvi Nur Oktalina menjelaskan, kawasan Gembyong, Ngoro-oro, Kapanewon Patuk, Gunungkidul menyimpan potensi alam yang luas biasa. Pihaknya kemudian merancang paket wisata yang menawarkan geological tour hingga membuat tiwul kuliner khas Gunungkidul kepada wisatawan yang berkunjung.

"Daya tarik wisatanya sangat potensial, disana kota bisa menjumpai kekayaan geologi di Sungai Gembyong dengan ragam bebatuan yang telah banyak digunakan sebagai sarana belajar bagi para mahasiswa. Selain itu terdapat pula air terjun Curug Gedhe, serta kekayaan alam lainnya," ungkap Silvi, Selasa (6/12/2022).

Program revitalisasi wisata yang dilakukan yakni dengan mendampingi koperasi wisata setempat dalam penyusunan paket wisata yang selaras dengan karakter dan potensi wilayah. Pihaknya juga melakukan penataan destinasi wisata di Padukuhan Gembyong, serta pelatihan videografi dan fotografi untuk mendukung promosi melalui media sosial.

"Akhir pekan lalu pengelola wisata sudah melakukan uji paket yang diberi nama Jelajah Berkah Curug Gedhe," jelasnya.

Paket wisata ditawarkan dengan harga Rp120.000 per orang dengan fasilitas kegiatan susur sungai Gembyong dengan didampingi pemandu yang berpengalaman. Wisatawan nanti akan memperoleh panduan yang lengkap mengenai jenis dan struktur batuan yang ada di kawasan itu. Kemudian edukasi kuliner tradisional yang dibuat dengan bahan singkong dan menjadi ciri khas dari wilayah itu.

"Selain mendapatkan pengetahuan tentang potensi geologi Gembyong, wisatawan juga merasakan pengalaman membuat tiwul di dapur tradisional milik warga masyarakat setempat," katanya.

Ketua Koperasi Wisata Curug Gedhe Giyanto mengatakan, pihaknya mengapresiasi upaya tim PKM UGM yang ikut serta berperan dalam membangkitkan kembali pariwisata setelah dihantam pandemi Covid-19. Proses pendampingan yang diperoleh oleh warga dan pengelola wisata setempat menjadi modal yang kuat untuk membangkitkan pariwisata lokal berbasis alam.

“Kami sangat bersemangat dan siap untuk menerima kunjungan wisatawan berikutnya. ”

"Kita akan siapkan paket wisata lain yang tentunya tak kalah menarik seperti canyoning di air terjun, camping dan outbond," pungkas Giyanto. (Anz)

Tags Curug GedheBagikan

RELATED NEWS