jogjaaja.com

Mitra Petani PT Tarumartani Gelar Panen Perdana Tembakau Grompol di Dusun Srunggo

Tyo S - Minggu, 18 September 2022 19:11 WIB
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengikuti panen perdana tembakau grompol di Dusun Srunggo, Selopamioro, Imogiri, Bantul, DIY pada Jumat (16/9/2022).

BANTUL, Jogjaaja.com – Petani tembakau di Dusun Srunggo, Selopamioro, Imogiri, Bantul akhirnya bisa merasakan panen perdana tembakau jenis grompol. Panen perdana mitra PT Tarumartani itu dilaksanakan pada Jumat (16/9/2022). PT Tarumartani merupakan BUMD milik Pemda DIY yang selama ini fokus pada pengolahan tembakau yang menjadi bahan baku cerutu.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan tembakau merupakan komoditas pertanian yang sebenarnya cukup dikenal di DIY. Bahkan untuk lingkungan Kraton Yogyakarta, tembakau sudah lama dipasok untuk berbagai kebutuhan. Tak hanya soal sigaret, tembakau juga dipakai untuk kebutuhan lain.

"Tembakau punya sejarahnya. Tak hanya dipakai untuk sigaret. Tapi yang lain juga," ujar Sri Sultan.

Sementara itu, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih berharap, dengan luas lahan 40 hektar yang terpakai untuk menanam tembakau, para petani dapat termotivasi untuk lebih menghasilkan tembakau berkualitas. Halim juga mengungkapkan apresiasinya atas keterlibatan PT Tarumartani yang mengambil peran dalam hal pemasaran tembakau. Sebab, pemasaran tembakau merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi selama ini.

"Salah satu permasalahan utama adalah pemasaran tembakau. Untuk itu, terima kasih atas kebijakan Gubernur agar PT Tarumartani berperan dalam pemasaran tembakau," ujar Halim.

Direktur Utama PT Tarumartani, Nur Achmad Affandi menambahkan petani tembakau di Srunggo sebelumnya sudah belajar soal penanaman hingga pengolahan tembakau di Klaten. Harapannya tentu agar kompetensi petani tembakau di Bantul meningkat. Sehingga, apabila tembakau jenis grompol yang ditanam di Srunggo menghasilkan tembakau berkualitas, tentu hal ini semakin menguatkan Kabupaten Bantul yang menjadikan pertanian sebagai salah satu sektor unggulan.

Wadi Setiawan, salah satu petani tembakau di Dusun Srunggo berharap nantinya dibentuk koperasi. Hadirnya koperasi ini diyakini akan sangat membantu petani.

“Harapan kami, koperasi ini nantinya bisa diwujudkan. Hal ini bisa membantu memudahkan dan mensejahterakan petani tembakau,” harapnya. (*)

Editor: Tyo S

RELATED NEWS