jogjaaja.com

Objek Wisata di Gunungkidul Terima Kunjungan 100 Persen

Ties - Sabtu, 11 Juni 2022 10:12 WIB
Pantai Gesing mulai banyak dikunjungi wisatawan undefined

WONOSARI, Jogjaaja.com - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini telah membuka objek wisata di wilayahnya dengan kunjungan wisatawan 100 persen pasca Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 1 aglomerasi di DIY.

Kepada kantor berita Antara, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Gunung Kidul Mohamad Arif Aldian membenarkan bahwa kapasitas seluruh destinasi wisata saat ini sudah bisa 100 persen.

"Kebijakan itu sesuai dengan aturan yang sudah terbit sebelumnya. Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terakhir, kapasitas kunjungan wisata memang sudah bisa 100 persen," kata Arif, Jumat (10/6/2022).

Kendati demikian, ia tetap mengimbau wisatawan yang berkunjung ke Gunung Kidul untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama berkunjung, termasuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Sementara berkaitan dengan status baru PPKM aglomerasi DIY, Arif mengatakan masih menunggu detailnya secara lebih lanjut. Sebab, meski sudah diumumkan, masih diperlukan aturan turunannya.

"Jadi kami masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari Gubernur DIY dan Bupati Gunung Kidul," katanya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunung Kidul Sunyoto mengatakan saat ini sudah bisa 100 persen. Namun kepatuhan protokol kesehatan (prokes) tetap jadi prioritas.

"Berdasarkan pengamatan di lapangan sebagian wisatawan juga masih mengenakan masker dan tetap mematuhi protokol kesehatan," katanya.

Ia pun berharap momentum ini dimanfaatkan Pemkab Gunung Kidul untuk lebih meningkatkan angka kunjungan. Terlebih sebentar lagi sudah memasuki masa libur sekolah.
"Semoga libur sekolah ini menjadi awal pulihnya kunjungan wisatawan ke Gunung Kidul," katanya.

Tren penularan kasus positif Covid-19 di Indonesia memang melandai. Berdasarkan data resmi dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI, rata-rata kasus harian adalah 97.


Bahkan, melihat tren yang baik ini, pada Kamis (9/6/2022) lalu Ketua Satgas PB IDI Zubairi Djoerban meyakini Indonesia telah memasuki fase endemi. (Eff)

RELATED NEWS