jogjaaja.com

Setelah Dua Tahun Absen, Ribuan Umat Katolik Hadiri Misa Prosesi Agung di Gereja HKTY Ganjuran

Tyo S - Minggu, 26 Juni 2022 20:30 WIB
Arak-arakan gunungan dalam misa Prosesi Agung di Gereja Hati Tuhan Yesus Ganjuran, Minggu (26/6/2022).

BANTUL, Jogjaaja.com – Setelah dua tahun absen akibat pandemi COVID-19, Pahargyan Ekaristi Prosesi Agung di Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta kembali digelar pada Minggu (26/6/2022) pagi. Misa ini diikuti oleh ribuan umat Katolik dari berbagai daerah.

Prosesi Agung merupakan misa yang digelar setiap minggu keempat Juni. Misa ini merupakan perayaan wujud syukur atas berkat dan karunia Allah yang diterima oleh umat Gereja HKTY Ganjuran.

Dalam Prosesi Agung ini, ada beberapa rangkaian acara yang cukup menarik, diantaranya perarakan di awal misa, percikan air Tirta Perwitasari kepada umat yang mengikuti misa Prosesi Agung, dan arak-arakan gunungan berupa hasil bumi persembahan umat Gereja HKTY Ganjuran.

“Misa Prosesi Agung tahun 2022 ini sangat istimewa setelah 2 tahun acara yang digelar setiap tahun ini absen akibat pandemi. Prosesi Agung tahun 2022 ini juga sebagai periingatan hari jadi Candi Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran yang ke-97 tahun,” kata Ketua Dewan Paroki Gereja HKTY Ganjuran, Ari Setiawan.

Di akhir misa, umat bisa memetik pisang yang ada di banyak titik. Selain itu, umat juga mendapatkan jatah hasil bumi yang dibagikan di pintu keluar.

Lia, salah satu umat asal Bantul mengaku sangat bahagia bisa mengikuti misa Prosesi Agung di Gereja HKTY Ganjuran. Menurutnya, misa ini sangat bermakna.

“Terus terang saya merinding sekali mengikuti misa ini, apalagi misa kembali hadir setelah 2 tahun absen. Iringan gamelan dan banyaknya umat yang hadir membuat saya merasa Tuhan Yesus hadir di sini,” ungkapnya.

Wakil Bupati Bantul Joko B. Purnomo menyebut misa Prosesi Agung ini menyedot perhatian ribuan warga, termasuk dari luar Bantul. Karena itu, menurutnya hal ini bisa meningkatkan perekonomian warga Bantul.

“Momentum ini bisa memberikan kontribusi kepada Bantul terutama dengan kehadiran lebih dari 5.000 uat. Mereka bisa menikmati pariwisata dan kuliner di Bantul. Tentu Pemkab Bantul akan mendukung kegiatan misa Prosesi Agung, apalagi kegiatan ini dilakukan rutin setiap tahun,” tutur Joko. (*)

Editor: Tyo S

RELATED NEWS