Sukses Usaha Jual Beli Kelinci, Mantan TKI Raup Omset Puluhan Juta Rupiah

Home 14 Des 2020, By Tyo Sulistyo
Sukses Usaha Jual Beli Kelinci, Mantan TKI Raup Omset Puluhan Juta Rupiah (Tyo Sulistyo)

BANTUL-Belajar tidak mengenal usia. Hal itu juga berlaku bagi Wusono, yang kini sukses menjadi broker atau pengepul kelinci.

Awalnya Wusono sebenarnya merupakan penghobi kelinci. Ia kemudian mulai membudidayakan kelinci pada tahun 2009, selepas menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.

“Saya sempat bingung mau usaha apa. Di situ saya punya keinginan untuk usaha kelinci setelah mengingat masa kecil saya dulu yang sering membuat orang tua kesal. Saya ingin membuat orang tua yang dulu kesal menjadi bangga dengan anaknya,” tutur Wusono saat ditemui Jogjaaja.com beberapa waktu lalu.

Sejak saat itu, Wusono mulai belajar mengenai breeding dan membesarkan kelinci. Tetapi di awal usahanya, ia justru menemui kegagalan.

“Saya pun belajar bagaimana breeding, mulai dari tidak bisa menjadi bisa. Awalnya saya mengawali dengan kegagalan 100%. Kemudian di fase kedua, saya mengalami kegagalan 50%,” katanya.

Namun Wusono tak pernah berhenti belajar mengenai kelinci. Ia kemudian berusaha mengenalkan kelinci ke masyarakat. Caranya dengan memasarkan kelinci ke pasar-pasar tradisional. Selain itu, ia juga terus belajar mengenal kelinci lebih jauh, termasuk bagaimana memelihara hingga merawat kelinci.

Karena di pasar banyak kelinci jantan, Wusono memutar otak. Ia pun mulai menyediakan daging kelinci yang dipotong.

“Biasanya yang kita potong adalah kelinci jantan atau kelinci betina yang sudah afkir. Jadi, daging-daging tersebut langsung disetorkan ke para penjual sate kelinci yang sudah menjadi langganan saya. Setiap hari saya bisa menyetor 5-10 kilogram daging kelinci,” ucap Wusono.

Perlahan tapi pasti, usaha jual beli kelinci Wusono yang diberi nama Terminal Kelinci pun semakin berkembang. Pelanggan datang dari berbagai wilayah di DIY.

“Saya terus berusaha mengenalkan kelinci di Kawasan Bantul dan sekitarnya. Dalam sebulan saya bisa menjual 300-500 ekor kelinci. Pengunjung yang datang ke sini setiap hari juga bisa mencapai 10-15 orang,” tandasnya.

Terminal Kelinci menawarkan berbagai jenis kelinci, diantaranya NZ, Anggora, Rex, Netherland Dwarf, Dutch, Mini Lop dan lain sebagainya. Wusono menjual kelinci-kelinci tersebut dengan harga yang variatif, mulai Rp50.000 hingga ratusan ribu.

Selain menjual kelinci, Wusono juga menyediakan berbagai macam kandang kelinci dan obat-obatan. Selain itu, ia juga melayani konsultasi dan edukasi, termasuk perawatan kelinci. (*)

 

 

 

undefined

Tyo S