Kemenkop UKM bekerja sama dengan CrediBook menggelar Literasi Digitalisasi Keuangan, 18-19 Mei 2022 di Yogyakarta.
Ekonomi, Fintech & UMKM

Bersinergi dengan CrediBook, Kemenkop UKM Gelar Literasi Digitalisasi Keuangan

  • Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng CrediBook dalam kegiatan literasi digitalisasi keuangan. Kegiatan ini digelar secara hybrid di Hotel Keisha, Sleman, pada 18-19 Mei 2002.
Ekonomi, Fintech & UMKM
Tyo S

Tyo S

Author

YOGYAKARTA, Jogjaaja.com – Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng CrediBook dalam kegiatan literasi digitalisasi keuangan. Kegiatan ini digelar secara hybrid di Hotel Keisha, Sleman, pada 18-19 Mei 2002.

Asisten Deputi Pembiayaan Wirausaha KemenKopUKM Edhi Kusdiyarwoko Dwikencono menyoroti urgensi penyediaan literasi keuangan digital guna menjadikan wirausaha yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.

“Kementerian Koperasi dan UKM bersinergi dengan Pemerintah Daerah beserta stakeholder lainnya untuk melakukan fasiltasi serta pembinaan kepada UMKM dalam agenda pemulihan transformatif yang salah satunya meningkatkan UMKM masuk ke ekosistem digital. Diharapkan nantinya seluruh pelaku usaha UMKM dapat menyusun laporan keuangan secara digital, bertransformasi guna mengakses pembiayaan sebagai upaya peningkatan kapasitas usaha,” ungkap Edhi, dalam keterangannya Kamis (19/5/2022).

Oleh karena itu, lanjutnya, Kementerian Koperasi dan UKM melalui kegiatan Fasilitasi Literasi Digitalisasi dan Keuangan ini menggandeng CrediBook sebagai perusahaan teknologi yang juga mengembangkan aplikasi pembukuan digital bagi wirausaha. 

“Kami mengapresiasi CrediBook atas dukungannya dalam kegiatan ini serta upayanya dalam menyediakan layanan digital yang memudahkan pengelolaan keuangan bagi wirausaha. Dengan memanfaatkan aplikasi pembukuan digital, wirausahawan dapat menyusun laporan keuangan secara teratur dan mencatat transaksi secara real-time melalui ponsel. Ini cukup mudah dan lebih efisien. Ke depannya, kami harap kolaborasi dengan CrediBook dapat berlanjut untuk kegiatan lainnya,” lanjut Edhi.

Sementara itu, Head of Marketing CrediBook Christian Dotulong mengatakan animo peserta mengikuti literasi digitalisasi keuangan ini sangat besar. Tercatat ada ratusan peserta dalam kegiatan ini. 

“Bersama Kemenkop UKM, kami mengadakan kegiatan literasi digitalisasi keuangan untuk UMKM di Yogyakarta. Ada 30 peserta yang hadir secara offline dan sekitar 200 peserta yang hadir secara online,” kata Christian Dotulong.

CrediBook berkomitmen untuk mendukung ekosistem keuangan digital Indonesia. Terutama untuk pelaku UMKM di Indonesia bertransformasi digital. 

“Kami sangat senang bisa membawa UMKM di Indonesia khususnya di Yogyakarta dapat mengenal lebih jauh tentang pencatatan keuangan secara digital,” ucapnya.

Setelah pelaku UMKM mengenal digitalisasi keuangan, Christian berharap mereka bisa semakin mudah mendapatkan akses untuk mendapatkan modal usaha. Ia juga percaya, UMKM di Indonesia mampu bersaing dan bisa naik kelas.

“Harapan kami UMKM bisa menggunakan pencatatan keuangan digital agar memiliki catatan keuangan yang baik sehingga hingga terbuka akses modal ke mereka sehingga ujungnya bisa maju dan naik kelas,” tegasnya.

Kepala Bidang Pembiayaan Dinas Koperasi dan UMKM DIY Agus Mulyono juga sepakat jika pencatatan keuangan penting bagi pelaku usaha. Apalagi pelaku usaha mikro yang membutuhkan tambahan modal usaha.

“Akan memudahkan pelaku usaha untuk mengajukan pembiayaan. Monggo manfaatkan saja hal-hal yang bisa diambil oleh pelaku UMKM,” kata Agus.