
BPD DIY Salurkan Bantuan CSR Gandeng Gendong Untuk Pemberdayaan Masyarakat Kota Yogyakarta
- Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY) menyalurkan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pemberdayaan kelompok masyarakat Kota Yogyakarta.
Home
JOGJA, Jogjaaja.com – Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY menyalurkan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pemberdayaan kelompok masyarakat Kota Yogyakarta. Bantuan ini merupakan program kolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta yang diserahkan melalui Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Ruang Yudhistira Balaikota Yogyakarta, Senin (8/11/2021).
Direktur Umum BPD DIY, Cahya Widi, mengatakan program bantuan dana CSR tersebut sebesar Rp 564 juta yang terbagi dalam tiga sektor, yakni ekonomi, lingkungan, dan fisik.
"Untuk sektor fisik diterima oleh Kelurahan Pakuncen dan Giwangan, sektor fisik ini berupa bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan pengembangan kampung anggur. Sementara untuk sektor ekonomi diterima oleh Kelurahan Wirogunan, dan sektor lingkungan ditemima oleh Kelurahan Prawirodirjan.," katanya.
- Ditopang Pendapatan Tol, Laba Jasa Marga Melonjak 375,5 Persen Jadi Rp749 Miliar
- Gelontorkan Rp1 Triliun Selama Pandemi, Gojek Dukung Mitra UMKM dan Driver Bangkit Bersama
- Pendiri Namarin Institute: Investasi Asing di Sektor Pelabuhan Tingkatkan Biaya Logistik
Ia menjabarkan, nilai bantuan melalui CSR tersebut diakuinya belum seberapa. Akan tetapi dirinya berharap bisa dioptimalkan oleh masyarakat dengan saling bekerja sama agar memberikan manfaat yang lebih besar.
"Kami pun akan terus berkomitmen dan turut berperan untuk kesejahteraan masyarakat serta perekonomian wilayah," tandasnya.
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan upaya pengentasan kemiskinan akan lebih maksimal apabila didukung berbagai pihak seperti perusahaan dengan dana CSR.
Heroe mengukapkan bantuan CSR dari BPD DIY ini menunjukkan betapa besarnya perhatian perbankan pada masyarakat Kota Yogyakarta.
"Perhatian tersebut merupakan bentuk sinergi yang tepat dan memberikan motivasi untuk terus bangkit dan terus berupaya mewujudkan tatanan masyarakat yang lebih baik lagi serta lebih sejahtera," katanya.
Pihaknya mejelaskan tujuan utama dari program Gandeng Gendong adalah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bergotong-royong membantu warga lain yang masih mengalami kesulitan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama warga miskin agar lebih sejahtera.
“Melalui konsep gandeng gendong tersebut, masyarakat yang masih belum sejahtera akan diajak atau diangkat bersama-sama untuk bisa maju demi mencapai kesejahteraan,” ungkapnya
Adanya bantuan CSR, lanjutnya, menunjukkan bahwa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemkot Yogyakarta tidak hanya tergantung pada APBD semata, namun juga menggandeng dunia usaha.
“Harapannya bantuan ini dapat mendorong corporate yang lain untuk turut serta mengentaskan kemiskinan di Kota Yogyakarta,” Imbuhnya.
- Aplikasi BiP Luncurkan Fitur ‘Status’
- Tampil di Expo 2020 Dubai, GoTo Jadi Tonggak Kemajuan Teknologi Indonesia
- Jelang Akhir Tahun, FedEx Express Tingkatkan Kapasitas Pengiriman dari Asia Pasifik
Oleh karena itu, tambahnya, kerjasama yang baik antara berbagai elemen masyarakat Kota Yogyakarta menjadi sangat penting karena hanya dengan bersatu bahu-membahu, kita bisa meraih tujuan dan cita-cita yang kita impikan.
“Pemkot Yogyakarta dalam hal ini akan memberikan upaya terbaik untuk memfasilitasi, mengkoordinasi, serta membangun sinergi antar elemen untuk mensukseskan pelaksanaan program Gandeng-Gendong ini,” tuturnya.
Orang nomor dua di Kota Yogyakarta ini pun juga mengajak masyarakat agar turut aktif berpartisipasi dalam pembangunan dan bersama-sama mewujudkan kesejahteraan di Kota Yogyakarta. (*)
