Jogja

Pagar Nusa DIY:NU Adalah Ulama dan NKRI

  • YOGYA, Jogjaaja.com - Peringatan Harlah Pagar Nusa (Pagar NU dan Bangsa) digelar di Komplek Masjid Jami Sabilurrosyad, Kauman Wijirejo Pandak Bantul DIY pada Mi
Jogja
Ties

Ties

Author

YOGYA, Jogjaaja.com - Peringatan Harlah Pagar Nusa (Pagar NU dan Bangsa) digelar di Komplek Masjid Jami Sabilurrosyad, Kauman Wijirejo Pandak Bantul DIY pada Minggu (29/1/2023). Peringatan itu dimaknai sebagai komitmen untuk menjadi benteng para ulama, NU dan NKRI.

Dewan Pembina Pagar Nusa DIY KH. Beny Susanto mengatakan, Pagar Nusa bukan sekedar bela diri, tetapi perpaduan yang proposional antara seni olah raga, spiritual, intelektual dan mental sehingga menjadi garda terdepan pembela NU dan Indonesia.

 

Seluruh keluarga besar Pagar Nusa tidak pernah memiliki musuh kecuali mereka yang secara nyata menjadi musuh para ulama dan NKRI. Spirit yang kukuh dalam membangun bangsa dan negara, terus diajarkan oleh para ulama.

"Sebagai badan otonom NU, Pagar Nusa memiliki keleluasan dibandingkan banser (sayap Ansor) untuk mengatur dan mengembangkan rumah tangganya," kata dia.  

Perkembangannya cukup menggembirakan, pesantren-pesantren, madrasah dan sekolah se-DIY mulai menjadikan pagar nusa sebagai ekstra kurikuler dan pilihan pengembangan bakat-minat.

"Dalam rangka partisipasi pembangunan nasional, Indonesia yang lebih maju dan kokoh, Pagar Nusa dan seluruh organ dan badan NU menyadari bahwa sinergi elemen masyarakat, swasta, bangsa dan negara menjadi modal sosial yang amat penting," katanya.

Apalagi Pemilu 2024 yang semakin dekat, disinyalir bakal menimbulkan ragam hoaks, pecah belah dan ujaran kebencian atas aras politik identitas, SARA pun semakin menyeruak melalui media sosial.

 

"Butuh silaturahmi dan upaya yang tulus untuk terus merajut persaudaraan dan persatuan," katanya. (Anz)