Pasar Rakyat dan UMKM BUMN di Area Parkir Stadion Mandala Krida, Jumat (10/6/2022).
Ekonomi, Fintech & UMKM

Pasar Rakyat dan UMKN BUMN di Yogyakarta Sediakan 4.000 Paket Sembako Murah

  • Kementerian BUMN Bersama ID Food PT Rajawali Nusantara Indonesia menggelar Pasar Rakyat dan UMKN BUMN di Area Parkir Stadion Mandala Krida, Jumat (10/6/2022).
Ekonomi, Fintech & UMKM
Tyo S

Tyo S

Author

YOGYAKARTA, Jogjaaja.com – Kementerian BUMN Bersama ID Food PT Rajawali Nusantara Indonesia menggelar Pasar Rakyat dan UMKN BUMN di Area Parkir Stadion Mandala Krida, Jumat (10/6/2022). 

Dalam kegiatan tersebut, tersedia 4.000 paket sembako murah yang terdiri dari 5 kg beras, 1 kg gula, dan 1 liter minyak goreng yang dijual dengan harga Rp65 ribu. Selain itu juga terdapat pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hasil binaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Asisten Perekonomian Dan Pembangunan Kadri Renggono menyampaikan rasa terima kasih telah disediakannya secara langsung berbagai kebutuhan bahan pokok masyarakat dengan harga yang murah dan terjangkau.

“Dengan adanya kegiatan ini mampu mendukung peningkatan taraf hidup kesejahteraan, menggerakkan roda perekonomian dan mengangkat masyarakat agar terberdaya,” ujar Kadri.

Kadri juga menjelaskan, Kota Jogja memiliki gerakan Gandeng-gendong, yaitu sebuah gerakan yang melibatkan segenap elemen masyarakat.

 “Program ini memiliki lima unsur, yaitu Pemerintah Kota, Korporasi, Kampus, Kampung dan Komunitas. Masing-masing unsur berupaya untuk bisa bahu-membahu menggandeng dalam kemitraan, serta menggandeng yang lemah untuk memberi bantuan permodalan, pendampingan usaha serta penyediaan fasilitas untuk meningkatkan standar mutu kualitas produk, serta menyediakan pasar bagi berbagai komoditas produk lokal,” jelasnya.

Sementara itu Staf Khusus III Kementerian BUMN Arya Mahendra Sinulingga menegaskan, kegiatan ini menjadi sarana yang bagus bagi UMKM untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat sekitar.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian BUMN untuk meringankan beban masyarakat dan juga menjadi media pelaku UMKM memperkenalkan produk sehingga dapat meningkatkan pendapatan,” tambahnya. (*)