<p>Bitcoin / Pixabay</p>
Ekonomi, Fintech & UMKM

Dalam Sepekan Bitcoin Naik 15 Persen dan Sentuh US$42 Ribu,

  • Bitcoin (BTC) meneruskan tren positifnya setelah mengalami lonjakan yang cukup pesat sejak hari Jumat dan kini menyentuh harga US$42.456 dengan kenaikan 15% dalam seminggu terakhir.
Ekonomi, Fintech & UMKM
Ties

Ties

Author

JAKARTA – Bitcoin (BTC) meneruskan tren positifnya setelah mengalami lonjakan yang cukup pesat sejak Jumat, 4 Februari 2022, dan kini menyentuh harga US$42.456 berdasarkan pantauan Coin Market Cap, Senin, 7 Februari 2022 pukul 10.00 WIB. Kenaikan nilainya pun mencapai 15% dalam tujuh hari terakhir.

Selain Bitcoin, mata uang kripto yang masuk ke dalam 10 aset terbesar lainnya pun masih meneruskan tren positif dan berada di zona hijau dalam sepekan ke belakang.  Sebagaimana dikutip TrenAsia.com  Dari kesepuluh aset tersebut, kenaikan yang paling pesat dipegang oleh Solana (SOL), yakni sebesar 27,29%, dan kini berada di harga US$115,43. 

Kenaikan terendah ditunjukkan oleh Tether (USDT) yang mengalami kenaikan sebesar 0,03% dengan nilai yang berkutat di batas zona merah dan hijau dengan harga US$1. 

Sementara itu, aset kripto terbesar kedua Ethereum (ETH) mengalami peningkatan sebesar 21% dan nyaris tidak menyentuh zona merah dalam seminggu terakhir. Kini, Ethereum berada di harga US$3.048.

Di luar kesepuluh kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Shiba INU (SHIB) mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi. Dalam waktu 24 jam, nilainya mengalami peningkatan sebesar 27,20%. Ditinjau dari time-frame tujuh hari ke belakang, kenaikannya pun lebih besar lagi, yakni sebesar 41,86%. 

Dengan kapitalisasi pasar sebesar US$15,8 juta dan menduduki posisi ke-14 di daftar kripto terbesar, saat ini Shiba INU berada di harga US$0,00002912.

Dari 100 aset kripto teratas, nyaris keseluruhannya berada di zona hijau. Hanya ada dua aset yang masihi berenang di zona merah, yaitu Pax Dollar (USDP) dan Dai (DAI). 

 

Dugaan dari beberapa ahli terkait kemungkinan terjadinya crypto winter pun bisa dibilang terbantahkan untuk saat ini. Trader Tokocrypto Afid Sugiono pun sempat mengatakan bahwa bulan Februari akan menjadi momen yang positif bagi pasar kripto, terlebih setelah perayaan Tahun Baru Imlek. 

"Prediksi Februari akan jadi bulan yang positif bagi market kripto. Secara historis, sejumlah kripto dengan kapitalisasi besar atau big cap, termasuk Bitcoin dan Ethereum bergerak positif di Februari tahun-tahun sebelumnya. Terlebih setelah perayaan Tahun Baru Imlek, para investor akan mengurangi cash out dan mulai kembali meramaikan market," ujar Afid melalui keterangan resmi pada Jumat, 4 Februari 2022. (*)